- TARIF, LUAS CAKUPAN AREA, DAN KECEPATAN TRANSFER DATA
Perbandingan harga antara xl,indosat, dan telkomsel. Penawaran xl, 1giga/bulan seharga 279.000, Telkomsel menawarkan paket berdasarkan waktu, dengan 40 jam perbulan, sebesar 200,000, 100jam perbulan/400.000 dan 250jam perbulan/800.000.
Dari semua penawaran, Indosat menjadi yang paling menarik, karena menawarkan kurang lebih Rp291/mb. Dengan akses kecepatan penuh, 3.5mbps. sedangkan xl Rp279/mb dengan koneksi campuran atanra 3G dan 3.5G. tergantung pada lokasi pengakses, telkomsel pake minimal 40jam, itu berarti orang mengakses kira-kira 1 ½ jam setiap hari tanpa memberikan rincian kecepatan yang dijamin untuk diakses penggunanya. Indosat menjadi provider yang jangkauanya paling luas, dan spesifikasinya jelas.
KEMUDAHAN PENDAFTARAN
XL
dapat menghubungi XL Center atau melalui e-mail di: customerservice@xl.co.id
Telkomsel
Cara pendaftaran :
Syntax : 3G
kemudian kirim ke 3636
Indosat
Cara pendaftaran :
Syntax : reg
kemudian kirim ke 777
2.
Kelebihan memakai internet di mana-mana sangat dibutuhkan di zaman sekarang, contohnya saja, saat waktu kuliah, ketika dosen menyuruh kita untuk membuka website untuk mencari informasi atau untuk menjawab pertanyaan, dengan mudah saya bisa memakai 3gindosat portable, yang menggunakan usb saja, dan koneksi internetnya itu sangat cepat, dibandingkan dengan internet yang tersedia di kampus, dan dengan ramainya mahasiswa yang memakai internet tersebut, maka internet dikampus sangatlah pelan, jadi setiap mata kuliah seperti perkembangan teknologi komunikasi. USB 3G itu sangatlah bermanfaat.
Mengakses internet dimana saja sangat membantu kegiatan sehari-hari, contohnya waktu saya sedang berpergian dengan keluarga saya, walaupun saya diluar saya tetap bisa mengakses internet untuk mendapatkan informasi dan jadwal-jadwal nonton di bioskop.
Dan yang terkhir mengakses internet dimana saja, dimana jika terjadi macet, kita bisa chating, sehingga macet pun tidak akan terasa begitu lama. Dengan internet yang tergolong cepat, 3G Indosat memudahkan kita untuk browsing dengan cepat, contohnya seperti kita menonton youtube.com kita tidak perlu menunggu loadingnya yang sangat lama, buffering detiknya berjalan cepat sekali, sehingga memudahakan kita menonton seperti berita-berita ataupun highlight sepakbola atau apapun yang tersedia di web tersebut.
3.
Ringkasan Harian Kompas 30 Agustus 2007 Mengenai Teknologi 3G
Pembangunan jaringan 3G yang kini sudah ada di beberapa kota besar merupakan senjata baru bagi operator 3G untuk memasuki era konvergensi, di mana telekomunikasi masa depan adalah produk-produk berbasis internet protocol (IP). Salah satu keunggulan teknologi 3G adalah kemampuannya menyalurkan komunikasi data dengan cepat. Ringkasnya, 3G identik dengan mobile broadband internet. Bisa dipastikan akses internet melalui jaringan 3G jauh lebih nyaman dibandingkan dengan koneksi jenis lain yang sekarang banyak digunakan oleh para pengakses internet. Namun, haruslah diingat 3G-HSDPA memiliki keterbatasan dalam hal kapasitas. Satu Node B idealnya bisa dipakai sampai sekitar 10-20 orang (secara bersamaan) untuk bisa mendapatkan akses prima. Untuk bisa meningkatkan teledensitas, bisa dibayangkan berapa banyak Node B (baca: investasi) yang dibutuhkan.
Ada tiga alasan mengapa 3G menjadi pilihan koneksi internet. Pertama, mobilitas, di mana saja sepanjang ada jaringan 3G bisa dilakukan koneksi ke internet. Kedua, kecepatan sekelas broadband dari 358 Kbps hingga 1,6 Mbps. Ketiga, gampang digunakan baik dalam prosedur berlangganan maupun proses instalasinya.
Kehadiran teknologi 3G juga menghadirkan berbagai perangkat yang memberikan kemudahan untuk memanfaatkan akses broadband seluler dalam kecepatan tinggi. Fenomena ini ditandai dengan semakin banyak perangkat yang ditawarkan, mulai dari modem data untuk mengakses jaringan internet sampai perangkat kamera yang bisa menjadi video call atau pemantau keamanan jarak jauh.
Ketersediaan teknologi 3G, termasuk koneksi HSDPA, akan berhasil kalau CPE yang tersedia di pasaran mudah didapat dengan harga yang terjangkau. Ketersediaan CPE ini menjadi penting dan baru memberikan makna bagi penggelaran teknologi 3G dan berbagai turunannya, bukan hanya modem untuk mengakses data saja, tetapi juga ponsel yang berkemampuan 3G. Dengan demikian, bagi kita, menjadi mengherankan apabila ada operator yang berani mengklaim bahwa pelanggan 3G mereka sudah mencapai 3,1 juta dengan jumlah pengguna akses data generasi ketiga seluler ini mencapai 400.000 pelanggan. Klaim tersebut tidak masuk akal karena CPE dan ponsel 3G di Indonesia yang diimpor belum mencapai jumlah tersebut.
0 komentar:
Poskan Komentar